Saber dulunya adalah seorang pendekar pedang berbakat bernama Duan Meng, yang tumbuh di sebuah desa di Cadia Riverlands dan bercita-cita menjadi ahli pedang terkuat. Berkat kerja kerasnya, ia diterima di Tianyin Swordmaster Sect dan menjadi murid terbaik di bawah bimbingan Master Longma. Namun, ambisinya untuk menjadi pendekar pedang tak terkalahkan membuatnya meninggalkan gunung demi mencari lawan yang lebih kuat.
Dalam perjalanannya, Duan Meng berhasil mengalahkan banyak pendekar hingga akhirnya bertemu Zhixu, seorang pendekar misterius yang mengalahkannya dengan mudah. Setelah berlatih keras selama tiga tahun, ia kembali menantang Zhixu, tetapi kembali mengalami kekalahan. Menyadari bahwa kemampuannya telah mencapai batas, Duan Meng mulai mencari cara lain untuk memperoleh kekuatan yang lebih besar.
Perjalanannya membawanya ke Laboratory 1718, sebuah laboratorium yang mengklaim mampu meningkatkan kemampuan manusia melalui modifikasi mekanis. Demi mengejar kesempurnaan ilmu pedang, Duan Meng rela menjalani eksperimen tersebut. Namun setelah transformasi selesai, seluruh ingatannya dihapus dan ia diberi identitas baru sebagai **Saber**, seorang pembunuh mekanis yang hanya hidup untuk menjalankan perintah laboratorium.
Seiring waktu, kenangan masa lalunya mulai muncul kembali. Gerakan pedang yang terasa begitu akrab dan suara-suara dari ingatan yang terkubur membuat Saber mempertanyakan jati dirinya. Tidak ingin terus hidup sebagai senjata pembunuh, ia menghancurkan alat pengendali di kepalanya, meluluhlantakkan Laboratory 1718, lalu melarikan diri dari para penciptanya.
Sejak saat itu, Saber mengembara di seluruh Land of Dawn untuk menemukan kembali identitasnya sebagai Duan Meng. Sambil menghindari kejaran Laboratory 1718, ia terus mengikuti petunjuk dari serpihan ingatannya. Ia percaya bahwa masih ada satu tujuan yang belum tercapai: menjadi pendekar pedang sejati dan suatu hari kembali menghadapi rival yang pernah mengalahkannya, Zhixu.
Saber dulunya adalah seorang pendekar pedang berbakat bernama Duan Meng, yang tumbuh di sebuah desa di Cadia Riverlands dan bercita-cita menjadi ahli pedang terkuat. Berkat kerja kerasnya, ia diterima di Tianyin Swordmaster Sect dan menjadi murid terbaik di bawah bimbingan Master Longma. Namun, ambisinya untuk menjadi pendekar pedang tak terkalahkan membuatnya meninggalkan gunung demi mencari lawan yang lebih kuat.
Dalam perjalanannya, Duan Meng berhasil mengalahkan banyak pendekar hingga akhirnya bertemu Zhixu, seorang pendekar misterius yang mengalahkannya dengan mudah. Setelah berlatih keras selama tiga tahun, ia kembali menantang Zhixu, tetapi kembali mengalami kekalahan. Menyadari bahwa kemampuannya telah mencapai batas, Duan Meng mulai mencari cara lain untuk memperoleh kekuatan yang lebih besar.
Perjalanannya membawanya ke Laboratory 1718, sebuah laboratorium yang mengklaim mampu meningkatkan kemampuan manusia melalui modifikasi mekanis. Demi mengejar kesempurnaan ilmu pedang, Duan Meng rela menjalani eksperimen tersebut. Namun setelah transformasi selesai, seluruh ingatannya dihapus dan ia diberi identitas baru sebagai **Saber**, seorang pembunuh mekanis yang hanya hidup untuk menjalankan perintah laboratorium.
Seiring waktu, kenangan masa lalunya mulai muncul kembali. Gerakan pedang yang terasa begitu akrab dan suara-suara dari ingatan yang terkubur membuat Saber mempertanyakan jati dirinya. Tidak ingin terus hidup sebagai senjata pembunuh, ia menghancurkan alat pengendali di kepalanya, meluluhlantakkan Laboratory 1718, lalu melarikan diri dari para penciptanya.
Sejak saat itu, Saber mengembara di seluruh Land of Dawn untuk menemukan kembali identitasnya sebagai Duan Meng. Sambil menghindari kejaran Laboratory 1718, ia terus mengikuti petunjuk dari serpihan ingatannya. Ia percaya bahwa masih ada satu tujuan yang belum tercapai: menjadi pendekar pedang sejati dan suatu hari kembali menghadapi rival yang pernah mengalahkannya, Zhixu.